Jumat, 02 September 2011

Kenali Ciri - Ciri Uang Asli Yuk


Uang Rupiah memiliki ciri - ciri berupa tanda-tanda tertentu yang bertujuan mengamankan uang Rupiah dari upaya pemalsuan. Secara umum, ciri - ciri keaslian uang Rupiah dapat dikenali dari unsur pengaman yang tertanam pada bahan uang dan teknik cetak yg digunakan. Berikut beberapa unsur pengaman yang ada pada uang kertas.

Unsur Pengaman Yang Tertanam Pada Bahan Uang

Tanda Air (Watermark) dan Electrotype – Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang akan terlihat apabila diterawangkan ke arah cahaya.
Benang Pengaman (Security Thread) – Ditanam di tengah ketebalan kertas atau terlihat seperti dianyam sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat tidak memendar maupun memendar dibawah sinar ultraviolet dengn satu warna atau beberapa warna.


Unsur Pengaman Yang Dihasilkan Melalui Teknik Cetak


Cetak Intaglio – Cetakan yang terasa kasar apabila diraba.
Tinta Berubah Warna (Optical Variable Ink) - Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda.
Gambar Saling Isi (Rectoverso) – Pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat dan saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya.
Gambar Tersembunyi(Latent Image) - Teknik cetak dimana terdapat tulisan tersembunyi yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.
Tulisan Mikro (Micro Text) – Tulisan berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan menggunakan kaca pembesar.
Tinta Tidak Tampak (Invisible Ink) - Hasil cetak tidak kasat mata yang akan memendar di bawah sinar ultraviolet.

UANG KERTAS PECAHAN Rp. 100.000 TAHUN EMISI 2004

Ukuran: Panjang 151mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Merah
Tanggal Pengeluaran: 29 Desember 2004
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Proklamator DR. IR. SOEKARNO dan DR. H. MOHAMMAD HATTA
Bagian Belakang: Gambar Gedung MPR dan DPR RI

BAGIAN MUKA PECAHAN Rp. 100.000
BAGIAN BELAKANG PECAHAN Rp. 100.000


UANG KERTAS PECAHAN Rp. 50.000 TAHUN EMISI 2005:

Ukuran: Panjang 149mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Biru
Tanggal Pengeluaran: 20 Oktober 2005
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional I GUSTI NGURAH RAI
Bagian Belakang: Gambar Danau Beratan, Bedugul, Bali

BAGIAN MUKA PECAHAN Rp. 50.000


BAGIAN BELAKANG PECAHAN Rp. 50.000

UANG KERTAS PECAHAN Rp. 20.000 TAHUN EMISI 2004

Ukuran: Panjang 147mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Hijau
Tanggal Pengeluaran: 29 Desember 2004
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional OTO ISKANDAR DI NATA
Bagian Belakang: Gambar Pemetik Teh

BAGIAN MUKA PECAHAN Rp. 20.000


BAGIAN BELAKANG PECAHAN Rp. 20.000

UANG KERTAS PECAHAN Rp. 10.000,- TAHUN EMISI 2005 DESAIN BARU:

Ukuran: Panjang 145mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Ungu Kebiruan
Tanggal Pengeluaran: 03 Juni 2010
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II
Bagian Belakang: Gambar Rumah Limas, Palembang

BAGIAN MUKA PECAHAN Rp. 10.000

BAGIAN BELAKANG PECAHAN Rp. 10.000

UANG KERTAS PECAHAN Rp. 10.000 TAHUN EMISI 2005 DESAIN LAMA:

Ukuran: Panjang 145mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Ungu
Tanggal Pengeluaran: 20 Oktober 2005
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II
Bagian Belakang: Gambar Rumah Limas, Palembang

BAGIAN MUKA



BAGIAN BELAKANG



Sumber

Baca Juga



1 komentar:

  1. Apa yang harus kulakukan untuk berterimakasih (T^T) hiks

    BalasHapus